Berita

Massa aksi BEM UI membubarkan diri usai berbuka puasa di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Jumat petang, 27 Februari 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Kecewa Tidak Bertemu Kapolri, BEM UI Ancam Mau Aksi Lebih Besar

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 23:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Massa aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) membubarkan diri usai berunjuk rasa di Jalan Trunojoyo atau depan Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Jumat petang, 27 Februari 2026.

Massa membubarkan diri usai menyampaikan lima tuntutan, salah satunya bagi korban penganiayaan berujung hilangnya nyawa siswa MTsN 1 Maluku Tenggara berinisial AT (14) oleh Anggota Brimob, Bripda Mesias Siahaya.

Setelah itu massa yang juga terdiri dari, UPN Veteran Jakarta dan Politeknik Negeri Jakarta juga ikut membubarkan diri setelah jam berbuka puasa atau sekitar 18.40 WIB.


Ketua BEM UI, Yatalathof Mashum kecewa karena Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak menemui perwakilan massa.

“Rekan-rekan media sekalian, pada hari ini, kami massa aksi tidak dapat menemui Kapolri. Bahkan sedikitpun, kami dikecewakan sekali lagi. Aspirasi-aspirasi yang kami suarakan tidak lagi didengar oleh mereka,” kata Yatalathof.

Untuk itu, massa aksi mengancam bakal kembali melakukan aksi demo di lain waktu.

"Kami akan kembali pada esok hari dalam kekuatan-kekuatan yang lebih besar, dalam aksi-aksi yang lebih besar dan lebih masif. Kami akan bertransformasi menjadi kekuatan yang lebih kuat," ungkapnya.

Sementara itu, usai massa membubarkan diri, arus lalu lintas di sekitar Mabes Polri terpantau lancar.

Kendaraan dari arah Blok M ke Senopati atau sebaliknya terpantau ramai lancar.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya