Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Astra International Tbk (ASII) resmi merilis laporan keuangan tahunan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. 

Emiten raksasa di bawah kendali Jardine Cycle & Carriage Limited ini mencatatkan penurunan performa tipis di tengah dinamika pasar sepanjang tahun lalu.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 27 Februari 2026, ASII membukukan pendapatan bersih sebesar Rp323,39 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 1,5 persen dibandingkan pencapaian tahun 2024 yang menembus Rp328,48 triliun. 


Penurunan pendapatan tersebut turut berdampak pada raihan laba bersih perusahaan yang terkoreksi 3,3 persen menjadi Rp32,77 triliun dari sebelumnya Rp33,9 triliun.

Seiring dengan melandainya pendapatan, ASII sebenarnya berhasil menekan beban pokok pendapatan sebesar 1,4 persen menjadi Rp251,95 triliun. Namun, upaya efisiensi ini belum mampu menahan penurunan laba bruto yang melorot 2,2 persen menjadi Rp71,44 triliun. 

Kondisi ini berlanjut pada pos laba sebelum pajak penghasilan yang tercatat sebesar Rp49,29 triliun, atau menyusut 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Setelah dialokasikan untuk beban pajak penghasilan senilai Rp9,08 triliun, laba tahun berjalan ASII tercatat sebesar Rp40,21 triliun, atau terpangkas 7,1 persen secara tahunan. Adapun laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih final untuk Tahun Buku 2025 mendarat di angka Rp32,77 triliun.

Meski dari sisi profitabilitas mengalami tekanan, posisi neraca keuangan ASII terpantau tetap solid. Jumlah ekuitas perusahaan tumbuh 6,9 persen menjadi Rp290,81 triliun per akhir Desember 2025. Total aset pun meningkat 7,6 persen hingga mencapai angka Rp507,37 triliun. 

Pertumbuhan aset ini didorong oleh posisi kas dan setara kas yang menguat 8,6 persen menjadi Rp52,62 triliun, memberikan bantalan likuiditas yang cukup tebal bagi grup.

Di sisi lain, liabilitas atau kewajiban Astra terpantau membengkak 8,6 persen menjadi Rp216,55 triliun. Kewajiban ini didominasi oleh utang jangka pendek yang mencapai Rp152,08 triliun. Secara keseluruhan, laporan keuangan 2025 mencerminkan ketangguhan fundamental Astra dalam menjaga struktur aset meski harus menghadapi penurunan laba bersih di tengah tantangan ekonomi global dan domestik.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya