Berita

(Kiri-Kanan) Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Yolanda Yasinta, Chief Strategy & Transformation Officer Prudential Indonesia, dan Reza Nurhilman, Young Entrepreneur menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi muda menghadapi tantangan finansial melalui solusi perlindungan dan perencanaan jangka panjang (Foto: Istimewa)

Bisnis

Bukan Sekadar Gaji, Rasa Aman Jadi Kunci Kemandirian Finansial Gen Z

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 07:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Generasi muda Indonesia saat ini menghadapi tantangan ekonomi yang cukup kompleks. Tingginya biaya hidup dan tanggung jawab ganda menciptakan tekanan finansial yang memerlukan strategi perencanaan matang.

Berdasarkan data terbaru hingga awal 2026, potret finansial anak muda menunjukkan angka yang signifikan.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi  Indonesia  hingga  akhir  2025  mencapai  2,92 persen  (year  on year), yang menggerus nilai tabungan konvensional. Sementara riset  YouGov  (Oktober  2024),  mencatat 41 juta orang di Indonesia berada di posisi ini, didominasi oleh Milenial (53 persen) dan Gen Z (26 persen).


Sejalan  dengan  itu,  laporan  Indonesia  Millennial  and  Gen  Z  Report  2026  oleh IDN  Research  Institute  menunjukkan  bahwa  63 persen  anak muda kini memiliki pekerjaan sampingan (side hustle) demi menyokong keluarga dan menabung.

Bagi  generasi  muda,  tantangan  finansial  hari  ini  mungkin  bukan  sekadar  soal penghasilan. Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, menyoroti bahwa ini adalah soal  rasa  aman  terhadap  masa  depan. 

"Bagi generasi muda, tantangan finansial hari ini bukan sekadar soal penghasilan, tetapi soal rasa aman terhadap masa depan di tengah volatilitas pasar yang bisa terjadi kapan saja," kata Karin di Jakarta, Rabu 25 Februari 2026.

Menurut Karin, memahami dinamika hidup generasi muda berarti melihat tanggung jawab besar dan mimpi yang mereka bawa. Fenomena side hustle yang diminati hampir separuh populasi Gen Z dan Milenial adalah bukti nyata kerja keras mereka. 

"Oleh karena itu, dukungan finansial yang dirancang dengan perspektif jangka panjang menjadi penting; bukan sekadar proteksi, tapi sebagai sarana untuk memastikan setiap langkah yang diambil hari ini benar-benar membawa mereka menuju masa depan yang mapan," sambung Karin. 

Ia pun menyampaikan bahwa PRUMapan yang baru saja diliuncurkan adalah untuk menjawab  kebutuhan  anak  muda  masa  kini. Produk asuransi jiwa tradisional dengan manfaat dana mapan ini dirancang  sebagai  solusi perencanaan  finansial  jangka  panjang dengan  premi  mulai  dari  Rp200.000-an. 

Senada, Yolanda Yasinta, Chief Strategy & Transformation Officer Prudential Indonesia, mengatakan, melalui manfaat dana mapan dengan nilai yang sudah ditentukan, premi terjangkau, serta kemudahan pendaftaran tanpa pemeriksaan medis, PRUMapan membantu generasi muda membangun fondasi finansial yang lebih terencana. 

"Ini memberi ruang untuk tetap produktif hari ini sekaligus menyiapkan kebutuhan masa depan secara lebih terkendali," katanya.

Produk ini juga bisa untuk menyiapkan dana cadangan yang bisa diakses di masa depan (misal usia 45-55 tahun) sebagai modal usaha atau jaminan hari tua.

Pentingnya perencanaan sejak dini juga ditekankan oleh Reza Nurhilman, wirausaha muda pendiri Keripik Maicih. Menurutnya, keberanian saja tidak cukup tanpa jaring pengaman.

"Tanpa perencanaan dan perlindungan yang tepat, satu kejadian tak terduga bisa menghambat mimpi yang sudah dibangun. Memiliki proteksi sejak dini adalah kunci agar kita bisa tetap melangkah dengan percaya diri," ujar Reza.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya