Berita

Gambar-gambar latihan yang dilakukan pada hari Selasa seperti yang ditayangkan di televisi pemerintah Iran (Foto: Ashraq Al-Awsat)

Dunia

Iran Intensifkan Latihan Militer di Tengah Tekanan AS

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 14:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Garda Revolusi Iran (IRGC) menggelar latihan militer di wilayah selatan negara yang berbatasan dengan Teluk Persia. 

Manuver berskala besar tersebut dilaporkan media pemerintah pada Selasa waktu setempat, 24 Februari 2026, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

Disebutkan bahwa latihan militer di wilayah selatan menjadi bagian dari agenda tahunan yang melibatkan berbagai unsur kekuatan tempur.


"Latihan gabungan 1404 (2026) Pasukan Darat IRGC telah dimulai," lapor TV pemerintah, merujuk pada tahun ini dalam kalender Iran dan Gregorian, seperti dikutip dari Reuters.

Selain di pesisir selatan, latihan serupa juga dilaporkan berlangsung di sejumlah wilayah lain di Iran.

Komandan pasukan darat Garda Revolusi, Mohammad Karami, menegaskan bahwa latihan dirancang secara komprehensif. 

"Langkah-langkah yang sangat baik telah dirancang di berbagai sektor, termasuk rudal, artileri, drone, pasukan khusus, kendaraan lapis baja, dan kendaraan pengangkut personel lapis baja," kata ujarnya. 

Latihan militer digelar setelah Washington dan Teheran menyelesaikan dua putaran perundingan yang dimediasi Oman terkait program nuklir Iran, dengan pembicaraan lanjutan dijadwalkan Kamis, 26 Februari 2026.

AS berulang kali menyerukan penghentian pengayaan uranium oleh Iran serta menyoroti program rudal balistik dan dukungan Teheran terhadap kelompok militan kawasan, tuntutan yang ditolak Iran.

Di tengah negosiasi yang masih berjalan, Presiden AS Donald Trump telah mengerahkan kekuatan angkatan laut signifikan ke Timur Tengah dan kembali mengancam serangan militer jika kesepakatan tidak tercapai. 

Pekan lalu, angkatan laut Iran juga menggelar latihan terpisah di Teluk dan sekitar Selat Hormuz, mempertegas eskalasi kesiapsiagaan di kawasan yang semakin tegang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya