Berita

Kim Yo Jong (Foto: AFP)

Dunia

Adik Kim Jong Un Naik Pangkat Jadi Direktur Partai Pekerja Korea

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 17:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Adik pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, resmi naik pangkat menjadi direktur di Partai Pekerja Korea (WPK) dalam kongres langka yang digelar di Pyongyang pekan ini. 

Kenaikan pangkat Kim Yo Jong dilaporkan Media resmi Korea Utara KCNA pada Selasa, 24 Februari 2026, mempertegas posisi perempuan 38 tahun itu sebagai figur paling berpengaruh di lingkaran dalam kekuasaan.

Sebelumnya Kim Yo Jong diketahui menjabat sebagai wakil direktur departemen Komite Sentral WPK.


Sejumlah laporan menyebut Kim Yo Jong diperkirakan akan memimpin departemen propaganda dengan fokus pada pengelolaan hubungan antar-Korea serta strategi eksternal. 

Selama ini, ia kerap tampil sebagai corong keras Pyongyang dalam melontarkan kritik terhadap Korea Selatan dan Amerika Serikat, sekaligus menjadi salah satu letnan terdekat sang kakak, Kim Jong Un.

Promosi Kim Yo Jong diumumkan di tengah penyelenggaraan kongres lima tahunan partai, forum yang kerap menjadi ajang penetapan prioritas politik, ekonomi, dan militer negara tersebut. 

Sehari sebelumnya, Kim Jong Un berjanji akan memperkuat dan memajukan perekonomian dalam lima tahun ke depan, seraya menyebut periode mendatang sebagai fase fase kemajuan skala penuh.

Dalam pidatonya, Kim menyerukan revolusi dalam pemikiran, teknologi, dan budaya guna memastikan proyek-proyek nasional berjalan efektif dan berkelanjutan. 

Pada kesempatan yang sama, ia juga kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai, langkah seremonial namun signifikan untuk mengokohkan kendali dan arah kebijakan jangka panjang.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya