Berita

Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Foto: RMOL)

Politik

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 04:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jawa Barat bukan sekadar agenda seremonial, melainkan konsolidasi ideologis antara partai dan ulama.

"Jawa Barat adalah rumah besar PPP. Hubungan dengan ulama harus tetap kokoh sebagai fondasi perjuangan politik keislaman dan kebangsaan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Jawa Barat, Pepep Saeful Hidayat dalam keterangannya, Minggu 22 Februari 2026.

Menurut Pepep, kekuatan PPP di Jawa Barat tidak terlepas dari jaringan pesantren dan alumni yang selama ini menjadi tulang punggung partai di legislatif daerah.


Ia memastikan DPW PPP Jawa Barat akan terus mengintensifkan komunikasi dengan alim ulama di Tasikmalaya, Bandung, Ciamis, Garut, hingga Cirebon.

"Kebangkitan PPP harus dimulai dari Jawa Barat. Bersama ulama, kami ingin mengembalikan kepercayaan publik dan memastikan PPP tetap menjadi representasi politik umat," kata Pepep.

Ia berharap Safari Ramadhan PPP di Jawa Barat ini menjadi bagian dari konsolidasi spiritual dan politik menjelang Pemilu 2029. 

Melalui penguatan hubungan dengan pesantren dan ulama, PPP berharap mampu mengembalikan eksistensinya di tingkat nasional sekaligus menjaga nilai perjuangan yang menjadi fondasi partai sejak berdiri.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya