Berita

Fotokopi ijazah S1 Kehutanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

MINGGU, 22 FEBRUARI 2026 | 06:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setelah keluarnya putusan Komisi Informasi Publik (KIP), baik yang diajukan Bonatua Silalahi maupun Bonjowi (Bongkar ijazah Jokowi), makin menguatkan keyakinan Roy Suryo cs bahwa ijazah Joko Widodo alias Jokowi adalah palsu. 

"Itu artinya, memang tak ada point of return (gigi mundur) untuk kasus ijazah palsu Jokowi. Yang ada hanya satu: gaspol," kata kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin, dikutip Minggu 22 Februari 2026.

Berikutnya, kata Khozinudin, Roy Suryo cs menolak mengikuti jejak Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.


"Meski keduanya mengaku tidak meminta maaf pada Jokowi, tidak pula mengakui ijazah Jokowi asli, tetap saja pertemuan di Solo dan SP3 yang didapatkan menjadi konfirmasi telah terjadi perdamaian," kata Khozinudin.

Di sisi lain, lanjut Khozinudin, Roy Suryo cs  ingin menjaga reputasi, kredibilitas, harga diri, kehormatan dan konsistensi perjuangan  untuk membongkar kasus ijazah palsu Jokowi hingga tuntas.

Khozinudin mengaku berkepentingan menjaga marwah, wibawa dan kehormatan Roy Suryo cs  agar tidak jatuh dan menjadi objek caci maki karena ditafsirkan menyerah dan kalah disebabkan minta SP3, seperti yang dialami Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

"Artinya opsi damai dengan Jokowi sama saja opsi menjerumuskan Roy Suryo cs ke jurang kehancuran," pungkas Khozinudin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya