Berita

Kick off program Serambi 2026 di Bank Indonesia, Jumat, 13 Februari 2026. (Foto: Dok. bank bjb)

Bisnis

Sambut Ramadan, bank bjb Hadirkan Layanan Tukar Uang di Serambi 2026

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 12:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

bank bjb menghadirkan layanan penukaran uang tunai dalam Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026 yang berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026.

Layanan ini akan memfasilitasi kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui program SERAMBI 2026, bank bjb mendukung upaya untuk menjaga ketersediaan uang tunai yang cukup, aman, dan layak edar.

"Kami menyiapkan uang tunai sebesar Rp8 triliun untuk kebutuhan di seluruh kantor cabang bank bjb se-Indonesia. Hal ini penting mengingat kebutuhan masyarakat akan uang tunai biasanya meningkat signifikan menjelang lebaran," kata Direktur Pengganti Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna dalam keterangan tertulisnya.


Dalam program ini, bank bjb juga menyediakan layanan penukaran uang di berbagai kantor cabang dan titik layanan yang telah ditentukan. Layanan ini memudahkan masyarakat untuk memperoleh uang pecahan baru secara resmi dan aman.

Masyarakat dapat melakukan penukaran uang maksimal Rp5.300.000,- per penukar/hari campuran dari pecahan Rp1.000 sampai Rp50.000. Penukaran uang tersebut dapat diakses melalui aplikasi Pintar (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) milik Bank Indonesia di situs https://pintar.bi.go.id;

bank bjb juga menyediakan layanan mobil kas keliling yang akan beroperasi di berbagai lokasi strategis. Layanan ini dirancang untuk menjangkau masyarakat yang mungkin kesulitan mengakses kantor bank.

Partisipasi bank bjb dalam Serambi 2026 merupakan kelanjutan dari komitmen yang telah dibangun pada tahun-tahun sebelumnya. Program ini wujud nyata komitmen bank bjb dalam mendukung kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya