Berita

Ilustrasi

Kesehatan

Punya Riwayat GERD? Perhatikan Hal Ini Sebelum Minum dan Makan

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 07:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bagi penderita GERD atau maag, setiap keluhan di perut bisa menjadi dilema. Apakah ini hanya masuk angin biasa atau pertanda asam lambung sedang berulah? 

Salah mengambil keputusan bisa berakibat fatal, seperti yang banyak dibagikan oleh netizen di media sosial.

Pengalaman mereka menjadi pengingat penting, yakni jika memiliki riwayat gangguan pencernaan, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum sembarangan minum obat, termasuk sejumlah obat herbal yang sudah akrab di benak konsumen dan dianggap aman.


Menanggapi dilema publik,sejumlah ahli kesehatan memberikan peringatan tegas. Dokter Dimas Apriyanto melalui akun TikTok-nya @dimas_alphiano menekankan pentingnya memahami kondisi lambung masing-masing.

“Herbal aman buat beberapa penderita asam lambung ringan, tapi kalau kamu punya GERD aktif, sebaiknya hati-hati. Herbal bukan berarti selalu aman untuk semua kondisi,” kata Dimas dikutip Kamis 12 Februari 2026.

Situs kesehatan terpercaya Halodoc, dalam artikel yang ditinjau oleh dr. Fauzan Azhari, juga menggarisbawahi bahwa beberapa kandungan dalam makanan atau obat termasuk yang herbal dapat memicu naiknya asam lambung. 

Peppermint, misalnya, yang sering dianggap menenangkan, justru dapat melemaskan katup kerongkongan dan memperburuk GERD.

Berdasarkan pengalaman netizen dan saran ahli, berikut adalah checklist yang harus diperhatikan jika memiliki riwayat GERD/maag:

1. Kenali gejala anda. Apakah ini hanya kembung biasa, atau disertai rasa panas di dada (heartburn), mulut terasa asam, dan sering bersendawa? Menurut Halodoc, tiga gejala terakhir adalah ciri khas GERD yang tidak boleh diabaikan.

2.Cek kandungan obat/minuman. Hindari produk yang mengandung peppermint, jahe dalam jumlah besar, atau bahan lain yang bersifat asam atau pedas.

3. Perhatikan waktu konsumsi. Jangan minum obat atau minuman herbal dalam keadaan perut kosong. Hal ini dapat memicu iritasi dan meningkatkan produksi asam lambung.

4. Evaluasi gaya hidup. Apakah Anda baru saja mengonsumsi makanan berlemak, pedas, atau minum kopi? Apakah Anda langsung berbaring setelah makan? Halodoc menyebutkan bahwa faktor-faktor ini adalah pemicu utama naiknya asam lambung.

5. Jangan ragu ke dokter. Jika keluhan tidak membaik atau justru memburuk, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter. Ingat, diagnosis mandiri bisa berakibat fatal.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya