Berita

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube C-SPAN)

Dunia

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 10:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah desakan mundur, Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS) Howard Lutnick akhirnya mengakui pernah makan siang di pulau pribadi milik Jeffrey Epstein pada 2012. 

Pengakuan itu disampaikannya dalam sidang Komite Anggaran Senat, setelah dokumen-dokumen baru dirilis ke publik dan memicu sorotan tajam atas hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual tersebut.

Lutnick mengatakan makan siang itu berlangsung sekitar satu jam di Little Saint James, sebuah pulau yang dikenal sebagai “Pulau Epstein”. Ia menegaskan kunjungan tersebut terjadi saat liburan keluarga, bersama istri, anak-anak, serta pengasuh mereka. 


“Memang benar kami makan siang di pulau itu, tapi kami sedang berlibur bersama keluarga,” ujar Lutnick, dikutip dari France24, Kamis 12 Januari 2026.

Kontroversi muncul karena email-email yang baru dibuka menunjukkan Lutnick masih berkomunikasi dengan Epstein setelah 2005. Hal ini bertentangan dengan pernyataannya sebelumnya yang mengklaim telah memutus semua hubungan sejak tahun tersebut. Dokumen juga memperlihatkan adanya rencana pertemuan serta keterkaitan investasi, meski Lutnick membantah terlibat langsung dalam kesepakatan bisnis itu.

Lutnick juga menyangkal pernah makan malam di rumah Epstein di New York pada 2011, walaupun arsip menunjukkan adanya rencana pertemuan pada periode tersebut. Ia menegaskan bahwa selama 14 tahun terakhir dirinya “hampir tidak berhubungan” dengan Epstein dan mengaku tidak melihat aktivitas mencurigakan selama berada di pulau itu.

Tekanan politik kian menguat. Senator Demokrat Adam Schiff menyatakan Lutnick tidak pantas menjadi Menteri Perdagangan dan harus segera mengundurkan diri. Anggota DPR Demokrat Robert Garcia menuduh Lutnick berbohong soal hubungannya dengan Epstein, sementara politisi Partai Republik Thomas Massie juga menyerukan agar ia mundur dari jabatannya.

Meski demikian, Gedung Putih masih memberikan dukungan. Juru bicara Presiden Donald Trump mengatakan presiden sepenuhnya mendukung Lutnick dan menilai ia tetap menjadi anggota penting kabinet.

Epstein sendiri ditemukan tewas di penjara New York pada 2019 saat menunggu persidangan kasus perdagangan seks anak di bawah umur. Pulau Little Saint James dikenal luas sebagai lokasi dugaan eksploitasi korban dan telah menyeret banyak tokoh berpengaruh ke dalam sorotan publik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya