Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

SDA Dikelola BUMN Berpeluang Bikin Tekor Negara

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 02:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN),  mendapat kritik keras Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda.

Menurut Huda, berkaca pada pengalaman sebelumnya, pengelolaan SDA oleh BUMN malah merugikan negara karena tindakan pidana oknum di dalamnya.

"Tengok saja bagaimana Pertamina kelola minyak yang justru ada kasus korupsi. Belum lagi pengelola SDA lainnya yang juga sarat korupsi," kata Huda saat berbincang dengan RMOL melalui pesan singkat, pada Minggu 8 Februari 2026.


Jika alasan Purbaya adalah untuk memaksimalkan penerimaan negara dari tata kekola SDA yang baik, menurut Huda, tidak harus BUMN yang memegang kendalinya.

Berdasarkan fakta kasus Pertamina atas dugaan korupsi tata kelola minyak mentah, yang ditaksir merugikan negara hingga Rp285 triliun, Huda mendorong agar Purbaya memerhatikan potensi moral hazard serupa ke depannya.

"Justru saya khawatir jika dikelola oleh BUMN atau lembaga negara tidak akan efektif dan tidak efisien," demikian Huda.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya