Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dalam acara peluncuran Fatmawati Trophy 2026, yang digelar di Museum Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Februari 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PDIP Ajak Teladani Perjuangan Fatmawati Soekarno

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 17:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penting bagi anak bangsa untuk kembali menghidupkan nilai-nilai keteladanan Ibu Negara pertama, Fatmawati Soekarno. 

Bukan sekadar sebagai tokoh sejarah, melainkan sebagai Ibu Bangsa yang selalu menyemaikan kemanusiaan dalam perjuangan yang sunyi dan sering tidak tercatat dalam sejarah. 

Begitu disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dalam acara peluncuran Fatmawati Trophy 2026, yang digelar di Museum Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Februari 2026.


“Sang Dwi Warna bukan sekedar bendera kebangsaan, namun mengandung harapan, keberanian, simbol kedaulatan, dan tekad bagi Indonesia yang bebas dari segala bentuk penjajahan," ujar Hasto.

Hasto menegaskan bahwa peran Fatmawati jauh melampaui tugasnya sebagai ibu negara pertama. Mengutip kata pengantar Megawati Soekarnoputri dalam buku biografi Fatmawati, Hasto menyebut sosoknya sebagai "Ibu Peradaban".

"Ibu Fat memberikan legitimasi kuat bagi kaum perempuan untuk bergerak di ranah publik dan politik, yang kemudian menginspirasi kursus kepemimpinan perempuan yang dilaksanakan di tengah-tengah revolusi fisik yang nampak dalam buku Sarinah karya Bung Karno," ujar Hasto.

Hasto pun mengajak hadirin melihat mesin jahit yang menjadi saksi bisu di museum tersebut bukan sekadar alat kerja, melainkan simbol kedaulatan. 

“Di tengah tekanan penjajah dan kondisi mengandung, beliau menjahit harapan. Beliau merawat semangat kemerdekaan melalui kesederhanaan dan keteguhan pada prinsip," tambahnya.

Lebih jauh, Hasto mengontekstualisasikan semangat Fatmawati dengan realita bangsa saat ini. Ia menekankan bahwa "Kesabaran Revolusioner" yang dimiliki Ibu Fatmawati harus menjadi senjata bagi rakyat Indonesia untuk berani menyuarakan kebenaran.

Kegiatan ini diikuti secara daring dari Uni Emirat Arab oleh putri sulung Soekarno dan Fatmawati, Megawati Soekarnoputri, bersama putranya M. Prananda Prabowo yang sedang melakukan kunjungan kerja. 

Di lokasi acara, hadir putra sulung mereka, Guntur Soekarno, serta cucu-cucu almarhumah, Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno, serta jajaran DPP PDI Perjuangan seperti Bintang Puspayoga dan Yanti Sukamdani.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya