Berita

(Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari

Sampah Tak Bisa Diselesaikan Satu Pihak
SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 16:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar aksi bersih Pantai Mertasari, Bali, bersama masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan sebagai wujud komitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir. 

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026 tersebut melibatkan sekitar 200 relawan dari unsur masyarakat, pelajar, komunitas lingkungan, serta perangkat Desa Sanur Kauh.

Aksi bertajuk ini menjadi bagian dari dukungan BNI terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan, sekaligus menyambut peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari. 


Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembersihan pantai, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai fondasi keberlanjutan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Tantangan pengelolaan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat,” ujar Okki.

Menurut Okki, Bali memiliki peran strategis sebagai destinasi pariwisata nasional dan internasional, sehingga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir, harus dijaga secara konsisten. Upaya tersebut dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan pariwisata dan perekonomian daerah.

“Menjaga bumi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Kebersihan kawasan pesisir merupakan bagian penting dalam menjaga citra dan daya saing pariwisata Bali,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya, para relawan bergotong royong membersihkan sampah di sepanjang Pantai Mertasari. 

Selain aksi bersih pantai, BNI juga menyalurkan bantuan sarana pengelolaan sampah kepada TPS3R Sekar Tanjung berupa mesin pencacah sampah dan mesin press plastik. 

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengolahan sampah serta mendorong nilai tambah ekonomi dari pengelolaan sampah berbasis komunitas.

"Perseroan mendorong agar pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan," demikian Okki.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya