Berita

Sutradara dan pemain film “Jangan Seperti Bapak”. (Foto: Instagram Hendric Shinigami)

Nusantara

Film Hendric Shinigami Diduga Didanai Mafia Judol Batam

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 05:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Influencer kontroversial Hendric Shinigami kembali menuai sorotan. Kali ini, proyek film terbarunya berjudul “Jangan Seperti Bapak” diduga mendapat sokongan dana dari jaringan mafia judi online (judol) asal Batam.

Film bergenre drama-action yang dibintangi eks personel JKT48, Azizi Asadel alias Zee itu disebut-sebut tidak lepas dari aliran dana haram. 

Sumber yang diperoleh redaksi mengungkapkan bahwa Hendric Shinigami yang menjadi eksekutif produser diduga menerima pendanaan bernilai puluhan miliar rupiah untuk menggarap film tersebut. 


Dana itu disinyalir berasal dari hasil bisnis judol yang kini tengah menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

“Uang itu bukan dana biasa. Ada indikasi kuat digunakan sebagai bagian dari skema pencucian uang melalui industri kreatif,” ungkap sumber RMOL yang meminta identitasnya dirahasiakan pada Jumat malam, 6 Februari 2026.

Film “Jangan Seperti Bapak” diproduseri oleh Nico Rosto dan Daniel Tito Pakpahan. Daniel juga merangkap sebagai sutradara dalam proyek yang digadang-gadang menjadi film layar lebar penuh pesan moral tersebut.

Namun di balik narasi moral yang diusung, dugaan aliran dana ilegal justru menimbulkan tanda tanya besar. Apalagi, industri perfilman belakangan ini disebut rawan dijadikan kendaraan untuk memutihkan uang hasil kejahatan terorganisir.

Film ini sendiri dijadwalkan tayang di bioskop pada 12 Februari 2026. Publik kini menunggu, apakah aparat penegak hukum akan ikut menelusuri sumber pendanaan di balik proyek film yang sarat kontroversi ini. 

Hingga berita ini diturunkan redaksi coba menghubungi Hendric Shinigami untuk dimintai keterangan, namun belum mendapat respons.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya