Berita

Perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra di DPD Partai Gerindra Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Politik

HUT ke-18, Amir Mahpud: Gerindra Tegaskan Politik Bukan Hanya Soal Kekuasaan

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 16:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Genap berusia 18 tahun, Partai Gerindra harus menguatkan arah perjuangan nasional di bawah kepemimpinan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, H. Amir Mahpud mengatakan, seiring bertambahnya usia, Gerindra semakin inklusif dalam merangkul tokoh-tokoh bangsa serta konsisten menanamkan nilai kepedulian sosial.

“Di usia ke-18 ini, Gerindra ingin menegaskan bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga soal merawat persatuan dan kepedulian,” ujar Amir dalam keterangan tertulis, Jumat 6 Februari 2026.


Menurut Amir, kehadiran tokoh-tokoh bangsa menemui Presiden Prabowo belakangan ini, menunjukkan bahwa negara dipimpin dengan pendekatan dialog dan kepercayaan, bukan sekadar instruksi kekuasaan.

“Ketika para tokoh bangsa duduk bersama Presiden, itu adalah pesan kuat bahwa perbedaan pandangan tidak menghalangi kebersamaan untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Amir mengaitkan semangat tersebut dengan peringatan HUT Gerindra yang juga diisi dengan kegiatan sosial bersama anak-anak yatim dan santri madrasah. 

Ia menilai, kepedulian terhadap anak yatim adalah refleksi nyata dari politik yang berakar pada nilai kemanusiaan.

“Merangkul anak-anak yatim dalam peringatan HUT Gerindra adalah simbol bahwa kekuatan politik harus berjalan beriringan dengan kepekaan sosial. Inilah wajah Gerindra yang ingin kami hadirkan,” tuturnya.

Amir berharap, melalui HUT Gerindra ke-18, partai semakin menguatkan peran sebagai penghubung antara negara dan masyarakat, sekaligus penjaga nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

“Gerindra harus terus kompak, bergerak, dan memberi dampak, bukan hanya dalam kebijakan nasional, tetapi juga dalam sentuhan nyata kepada rakyat kecil,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya