Berita

Ilustrasi

Bisnis

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 17:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertumbuhan ekonomi yang tetap positif menjadi peluang penting bagi Indonesia untuk bisa naik kelas menjadi negara berpendapatan tinggi atau high income country. 

Optimisme itu diutarakan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat memimpin Rapat Koordinasi Strategis Program Transformasi Transmigrasi Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai 21 Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kamis, 5 Februari 2026.

Menurutnya, momentum bonus demografi harus dimanfaatkan secara optimal. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi prasyarat utama untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.


“Tentunya kita berharap bisa terus mengejar pertumbuhan (ekonomi) yang tinggi, mengapa? Karena kita harus memanfaatkan jendela yang begitu terbatas menghadapi bonus demografi," ungkapnya.

Sosok yang akrab disapa AHY itu menyadari capaian tersebut bukan hal mudah, mengingat dinamika geopolitik global saat ini masih bergejolak. 

Maka dari itu pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya menjaga faktor-faktor penopang ekonomi agar tetap tumbuh positif meliputi konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, serta kinerja ekspor yang diharapkan mampu mengimbangi tekanan dari impor.

AHY menekankan pertumbuhan ekonomi tidak boleh dilihat secara parsial. Pertumbuhan harus berjalan seiring dengan pemerataan dan keadilan sosial, agar tidak meninggalkan kelompok masyarakat prasejahtera, termasuk mereka yang masih berada dalam kemiskinan ekstrem.

“Itulah mengapa Bapak Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pertumbuhan tinggi tapi merata di seluruh Indonesia. Tidak boleh ada kawasan yang tertinggal, termasuk Indonesia bagian timur dan saudara-saudara kita di Papua,” tandas AHY.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya