Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Dunia

Peristiwa di Venezuela Pelajaran untuk RI Agar Tak Jadi Korban Geopolitik Global

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kedaulatan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh seberapa kuat ekonomi dan pengaruh geopolitik yang dimiliki. 

Penegasan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Strategis Program Transformasi Transmigrasi Tahun 2026.

Sosok yang akrab disapa AHY itu mengingatkan membangun kekuatan nasional tidak cukup hanya mengandalkan retorika. 


“Sekarang ini bukan hanya kompetisi dari sisi kekuatan militer, tetapi semua berpengaruh pada aspek kompetisi yang semakin kompleks,” jelasnya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Dalam konteks tersebut, AHY mengajak seluruh pihak untuk kembali mencermati dinamika dunia yang terjadi saat ini. Ia menyinggung peristiwa di Venezuela sebagai contoh ekstrem bagaimana kepentingan global dapat berdampak pada kedaulatan sebuah negara.

Diketahui Amerika Serikat melancarkan serangan terbatas ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro beserta istrinya.  Meskipun AS berdalih perang terhadap narkotika, namun invasi ke Venezuela diduga kuat mengincar minyak dan energi.

“Apa yang terjadi ini sudah benar-benar di luar nalar dan aturan internasional dunia hari ini,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, AHY juga menyoroti dinamika geopolitik di kawasan lain. Ia menyebut Greenland sebagai contoh wilayah yang menjadi incaran karena kekayaan mineralnya dan posisi strategisnya.

Selain faktor sumber daya, posisi strategis Greenland juga dinilai berpengaruh besar terhadap geopolitik kawasan Eropa Utara. 

AHY kemudian menyinggung situasi terkini di Timur Tengah. Menurutnya, eskalasi kembali terlihat dengan langkah Amerika Serikat yang mengerahkan kekuatan militernya.

“Lalu kita lihat apa yang terjadi sekarang di Timur Tengah. Amerika kembali sudah mengirim kapal-kapal perangnya dan bersiap-siap kalau terjadi sesuatu,” pungkasnya.

Melalui berbagai contoh tersebut, AHY menegaskan pentingnya Indonesia membangun kekuatan ekonomi, teknologi, dan ketahanan nasional secara menyeluruh agar tidak menjadi korban dalam pusaran geopolitik global yang kian keras.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya