Berita

Indonesia bergabung ke dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) untuk Gaza yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Setneg)

Politik

Roadmap Dibutuhkan agar Peran Indonesia di BoP Tak Melenceng

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 16:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) diminta segera menyusun peta jalan (roadmap) yang komprehensif terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) untuk Gaza yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal menekankan bahwa kejelasan arah diplomasi sangat krusial agar partisipasi Indonesia dalam forum inisiasi global tersebut memberikan manfaat nyata bagi kepentingan nasional.

Sosok yang akrab disapa Deng Ical itu, menilai posisi Indonesia dalam forum yang hanya melibatkan sekitar 60 negara ini sangat strategis. Namun, ia mengingatkan agar keterlibatan tersebut tidak berjalan tanpa perencanaan yang matang.


“Kesempatan ini belum tentu datang dua kali. Justru karena strategis, negara harus punya roadmap yang jelas; apa tujuannya, manfaatnya, hingga risikonya bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat,” ujar Syamsu Rizal di Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

Legislator PKB ini mendesak Kemenlu bersama unsur pertahanan untuk segera memetakan peluang serta dampak diplomasi yang dihasilkan. 

Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi publik yang transparan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat terkait postur masalah internasional yang sedang dihadapi.

Menanggapi kritik mengenai kaitan forum ini dengan isu Timur Tengah, Syamsu menegaskan bahwa bergabungnya Indonesia justru memperkuat posisi tawar dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Menurutnya, berada di dalam sistem akan memberikan ruang lebih besar bagi Indonesia untuk menentukan arah kebijakan perdamaian dunia.

“Komitmen Indonesia terhadap Palestina Merdeka tidak berubah. Justru dengan masuk ke forum ini, suara kita akan jauh lebih kuat daripada berada di luar. Kita harus ikut menentukan arah pembahasan konflik Gaza dari dalam,” jelasnya.

Syamsu menilai Board of Peace berpotensi menjadi forum internasional yang sangat berpengaruh di masa depan. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk masuk dengan strategi yang jelas, bukan sekadar hadir sebagai partisipan.

“Pada akhirnya, ini bukan hanya soal diplomasi politik, tetapi penguatan posisi Indonesia dalam tata pergaulan global. Indonesia harus masuk dengan strategi yang jelas, bukan sekadar hadir,” pungkasnya.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya