Berita

Area food estate di Merauke, Papua Selatan. (Foto: Humas Kemhan)

Nusantara

Pembangunan Akses Jalan Lumbung Pangan Merauke Terhambat Cuaca

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 23:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) atau food estate di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, menghadapi tantangan berat. 

Pasalnya, di Wanam saat ini terjadi curah hujan tinggi dan pasang surut ekstrem membuat pembangunan infrastruktur, terutama jalan. Hal itu menjadi pekerjaan berisiko tinggi.

Wanam diproyeksikan menjadi pusat cadangan pangan nasional melalui program cetak sawah baru seluas 1 juta hektare. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini mencakup pembangunan jaringan irigasi, industri biodiesel, hingga penguatan ketahanan pangan dan pertahanan negara. 


Konektivitas darat menjadi faktor kunci dalam mendukung keseluruhan ekosistem tersebut.

Salah satu infrastruktur utama yang dibangun adalah jalan sepanjang 135 kilometer yang menghubungkan Wanam dengan Merauke. Hingga akhir Januari 2026, progres fisik pembangunan jalan telah mencapai sekitar 58 kilometer dan sebagian sudah dapat dilalui kendaraan.

Tim Survei Jhonlin Group, Alex Bastomi, mengatakan progres pekerjaan terus berjalan meski kondisi lapangan cukup ekstrem. 

Ia menjelaskan, perintisan jalan telah mencapai 58,44 kilometer, sementara jalan yang sudah diperkeras sepanjang 11,53 kilometer. Untuk pembukaan lahan, total area yang telah dibuka mencapai 9.781 hektare.

Alex menyebut, jalan yang telah diperkeras sudah bisa dilalui kendaraan, khususnya truk pengangkut material proyek PSN.

“Itu sudah bisa (dilewati) karena sudah kita perkeras dengan batu,” ujar Alex dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.

Ia memastikan pihaknya akan terus mempercepat penyelesaian pembangunan jalan tersebut.

“Kita usahakan secepatnya (untuk rampung),” tegasnya.

Di sisi lain, masyarakat lokal mulai merasakan dampak pembangunan tersebut. Ulus, warga asli Merauke yang kini bekerja sebagai sopir truk pengangkut material, mengaku kondisi Wanam saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Sebelumnya, ia sempat bekerja sebagai tenaga harian saat survei awal pembangunan dermaga (jetty) Wanam.

“Sebelumnya saya di sini (kerja) harian survei untuk pas bangun Jetty ini,” kata Ulus.

Menurutnya, sebelum ada jalan darat, Wanam benar-benar terisolasi. Seluruh kebutuhan logistik hanya mengandalkan jalur air yang sangat dipengaruhi kondisi pasang surut.

“Kalau sebelumnya di sini setengah mati (jalannya), karena daerahnya ini lumpur. Sekarang sudah mending lah,” ungkapnya.

Kini, Ulus rutin mengangkut material dari gudang menuju lokasi proyek dermaga dengan waktu tempuh yang lebih singkat. Bagi masyarakat di Distrik Ilwayab, Ngguti, hingga Muting, pembangunan jalan ini membuka akses transportasi dan menekan biaya logistik yang sebelumnya mahal dan terbatas.

Selain berfungsi sebagai akses transportasi, jalan tersebut juga dilengkapi sistem drainase terintegrasi untuk menjaga stabilitas badan jalan sekaligus mendukung sistem irigasi lahan pertanian di sekitarnya.

Pembangunan KSPP Wanam diharapkan mampu menjadikan wilayah ini sebagai lumbung pangan terbesar, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga dunia. Dengan modernisasi pertanian dan pengelolaan air yang tepat, proyek ini ditargetkan berkontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan beras nasional dan mendukung target swasembada pangan.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya