Berita

Ilustrasi IHSG. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG Kena Trading Halt Lagi, Ambruk 8 Persen!

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 09:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan Kamis pagi 29 Januari 2026 hingga kembali memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt).

Aksi jual masif terjadi seiring pelaku pasar mengambil posisi risk-off, menyusul pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) serta penurunan peringkat saham Indonesia oleh Goldman Sachs.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, IHSG merosot 8,00 persen ke level 7.654,66 pada pukul 09.26 WIB. Perdagangan dihentikan sementara dan dijadwalkan dibuka kembali 30 menit kemudian.


Nilai transaksi pada saat trading halt mencapai Rp10,78 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 694 saham melemah, hanya 34 saham menguat, sementara 230 saham stagnan.

Sehari sebelumnya, IHSG juga sempat mengalami trading halt setelah anjlok 8 persen menjelang penutupan perdagangan.

Sebagai informasi, BEI menerapkan mekanisme penghentian sementara perdagangan apabila IHSG turun tajam dalam satu hari bursa. Trading halt diberlakukan selama 30 menit jika IHSG terkoreksi lebih dari 8 persen.

Apabila pelemahan berlanjut hingga menembus 15 persen, perdagangan kembali dihentikan sementara selama 30 menit. Sementara jika penurunan mencapai lebih dari 20 persen, BEI akan melakukan trading suspend.

Dalam kondisi trading suspend, penghentian perdagangan dapat berlangsung hingga akhir sesi dan bahkan diperpanjang lebih dari satu hari, dengan persetujuan atau perintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya