Berita

Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim. (Foto: Dok. DPR)

Politik

DPR Minta KAI Awasi Ketat War Tiket Lebaran

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) sudah membuka pemesanan tiket kereta api lebaran mulai hari ini. Penjualan tiket ini perlu diawasi untuk menghindari praktik calo atau pihak-pihak yang memanfaatkan momentum untuk keuntungan pribadi.

“Saya mengimbau PT KAI memastikan pengawasan sistem penjualan tiket lebaran benar-benar kuat, transparan, dan bebas dari manipulasi," kata Anggota Komisi VI DPR, Rivqy Abdul Halim, Minggu, 25 Januari 2026.

Menurut Rivqy, pengawasan ini penting mengingat penjualan tiket lebaran selalu terjadi lonjakan di setiap tahunnya.


"Begitu juga moda transportasi lain. Jangan sampai tiket justru diborong oleh calo atau pihak yang merugikan masyarakat luas. Ini wajib diantisipasi serius," sambungnya.

Ketua Umum DKP Panji Bangsa itu menekankan, masalah seperti ini bukan kali pertama terjadi setiap kali tiket dibuka.

"Sebagai bentuk evaluasi tahun-tahun sebelumnya, kasus tiket habis dalam hitungan menit sering terjadi setiap masa pembukaan war tiket lebaran. Ini menunjukkan indikasi adanya celah yang harus segera diperbaiki oleh PT KAI,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan manajemen PT KAI menyederhanakan proses refund (pengembalian dana) tiket. Walaupun sudah dipercepat maksimal 7 hari kerja setelah pembatalan tiket, masih banyak laporan masyarakat sulit memperoleh refund atau merasa potongan biaya administrasi terlalu tinggi dan memberatkan. 

“Harus ada perlakuan adil bagi konsumen, terutama mereka yang terpaksa membatalkan karena alasan mendesak. Skema refund juga perlu dibuat lebih mudah diakses dan informatif,” tutur Rivqy.

Meskipun begitu, dia turut mengingatkan masyarakat untuk memesan tiket melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI atau situs resmi PT KAI dan agen terdaftar, serta tidak mudah tergiur oleh iming-iming calo yang menawarkan tiket cepat dengan harga tinggi.

“Mari kita bersama-sama mencegah praktik-praktik yang merugikan, serta mendukung upaya peningkatan pelayanan publik demi kenyamanan semua calon pemudik,” tutup Rivqy.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya