Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Naik Setelah Kazakhstan Hentikan Produksi

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 10:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia ditutup menguat didorong oleh kekhawatiran pasokan global yang semakin ketat. 

Dikutip dari Reuters, Kamis 22 Januari 2026, harga minyak mentah Brent naik 32 sen atau 0,5 persen dan ditutup di level 65,24 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) menguat 26 sen atau 0,4 persen ke 60,62 Dolar AS per barel.

Penguatan harga ini melanjutkan reli pada sesi sebelumnya, di mana kedua kontrak naik sekitar 1,5 persen. 


Kenaikan kali ini dipicu keputusan Kazakhstan yang menghentikan produksi di ladang minyak Tengiz dan Korolev sejak Minggu akibat gangguan distribusi listrik.

Selain itu, minyak dari ladang raksasa Kashagan untuk pertama kalinya dialihkan ke pasar domestik. Langkah ini dilakukan karena terjadi hambatan di terminal pipa CPC di Laut Hitam, setelah fasilitas tersebut mengalami kerusakan serius akibat serangan drone, menurut empat sumber industri.

Operator ladang Tengiz, Tengizchevroil (TCO), juga telah menetapkan status force majeure untuk pengiriman minyak melalui sistem pipa CPC. Penghentian produksi di dua ladang minyak Kazakhstan itu bisa berlangsung selama 7 hingga 10 hari.

Badan Energi Internasional (IEA) juga merevisi naik proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk 2026. Revisi ini mengindikasikan surplus pasokan minyak tahun ini kemungkinan lebih kecil dari perkiraan sebelumnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya