Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Inggris Charles III (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Global

Dari Inggris, Prabowo Boyong Investasi Rp90 Triliun hingga Proyek 1.582 Kapal

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 10:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto membawa pulanh komitmen investasi Rp90 triliun dan proyek pembangunan 1.582 kapal nelayan usai menuntaskan rangkaian kunjungan kerjanya di Inggris, Rabu, 21 Januari 2026. 

Kabar itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada awak media di Bandara Stansted, London, Inggris.

Teddy menjelaskan bahwa selama berada di Inggris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah pertemuan penting di level tertinggi, termasuk dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer serta audiensi dengan Raja Charles III.


“Jadi hari ini tanggal 21 Januari 2026, Bapak Presiden sudah selesai melaksanakan kegiatan di Inggris. Jadi ada beberapa pertemuan, yang pertama dengan Perdana Menteri Starmer,” ujarnya.

Dari pertemuan tersebut, terdapat tiga kesepakatan utama yang menjadi capaian signifikan kunjungan Presiden Prabowo. 

Pertama, komitmen investasi dari Inggris sebesar 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp90 triliun. Kedua, penguatan kerja sama di bidang maritim. Ketiga, kerja sama pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di Indonesia.

“Nah yang menariknya begini, jadi kapalnya ini nanti menurut Menteri Kelautan akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang. Kenapa? Karena nanti diproduksinya, dirakitnya di Indonesia,” paparnya.

Selain sektor ekonomi dan maritim, Prabowo juga menaruh perhatian besar pada penguatan sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan tinggi. 

Dalam kunjungan tersebut, Presiden bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, antara lain King’s College London, University of Oxford, Imperial College London, University of Edinburgh, serta sejumlah universitas top lainnya.

“Intinya satu, yang pertama ada kerja sama pendidikan. Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran, kemudian di bidang STEM, science, technology, engineering, and mathematics, itu nanti beliau akan membuat di Indonesia,” kata Seskab.

Di sela-sela kunjungan luar negeri tersebut, Presiden Prabowo tetap menjalankan agenda strategis nasional. 

Seskab menyebut Presiden memimpin rapat koordinasi melalui konferensi video dengan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dibentuk pada Januari 2025, dua bulan setelah Presiden dilantik.

“Setelah rapat itu menerima laporan dari Satgas, Bapak Presiden memutuskan untuk mencabut izin perusahaan yang telah terbukti melanggar,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya