Berita

Pasokan daging di Aceh. (Foto: RMOLAceh)

Nusantara

Aceh Siapkan Skema Impor Daging Jelang Tradisi Meugang

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 06:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Aceh mengambil langkah cepat untuk menjamin ketersediaan daging bagi masyarakat menjelang tradisi Meugang pada 2026, menyusul terganggunya pasokan daging lokal akibat bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah. 

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem menyatakan  dalam sepekan terakhir melobi sejumlah kementerian di Jakarta guna mengantisipasi potensi kekurangan pasokan daging di daerah tersebut.

“Secara khusus pada Senin, 19 Januari, Gubernur Aceh bertemu dengan Menteri Perdagangan dan didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh. Pertemuan ini menitikberatkan pada upaya pemenuhan kebutuhan daging Aceh karena pasokan lokal dipastikan terganggu akibat bencana banjir dan longsor,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Kamis, 22 Januari 2026.


Ia menjelaskan, pertemuan tersebut dilakukan antara Gubernur Aceh dan Menteri Perdagangan Budi Santoso dengan agenda utama membahas langkah-langkah antisipasi kekurangan daging dalam waktu dekat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh menjelang Meugang.

Sebagai tindak lanjut, Gubernur Aceh telah meminta Perusahaan Pembangunan Aceh (PEMA) untuk berperan aktif menindaklanjuti hasil pembahasan dengan kementerian dan lembaga terkait, terutama yang berkaitan dengan kuota serta perizinan impor daging guna menjaga stabilitas pasokan.

“Untuk pemenuhan kebutuhan daging tahun 2026, terutama menghadapi tradisi Meugang, PEMA akan menggunakan mekanisme kerja sama bisnis ke bisnis (B to B) dengan BUMN atau perusahaan yang telah memiliki kuota impor daging,” ujar MTA.

Saat ini, lanjut MTA, PEMA tengah melakukan sejumlah pertemuan lanjutan dengan kementerian dan lembaga terkait sebagai bagian dari percepatan pemenuhan kebutuhan daging di Aceh. Langkah tersebut diharapkan dapat menjamin ketersediaan daging secara tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data Pemerintah Aceh, kebutuhan daging di Aceh pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 9.618 ton. Sementara itu, pada  Meugang tahun 2025, kebutuhan daging rata-rata berada di kisaran 1.000 hingga 1.500 ton, di luar kebutuhan harian masyarakat dan dunia usaha sepanjang tahun.

Muhammad MTA menegaskan, berbagai upaya pemulihan pascabencana terus dilakukan di bawah supervisi ekstra pemerintah pusat. Gubernur Aceh juga mengajak seluruh pihak untuk tetap bersatu bersama masyarakat dalam mendorong Aceh bangkit dan pulih dari dampak bencana yang melanda.


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya