Berita

Anggota Kelompok Bongkar Ijazah Jokowi alias Bonjowi Herman (kiri) bersama Maruarar Siahaan. Foto: Tangkapan layar Youtube Kompas TV)

Politik

Mantan Hakim MK Maruarar Siahaan Jadi Ahli di Sidang KIP Kasus Ijazah Jokowi

RABU, 21 JANUARI 2026 | 13:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sidang sengketa informasi publik terkait gugatan terhadap Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam perkara ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali digelar di Komisi Informasi Publik (KIP), pada Rabu 21 Januari 2026.

Kelompok Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi) selaku pemohon menghadirkan saksi ahli mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Maruarar Siahaan di sidang lanjutan KIP.

"Hari ini kami mengajukan sebenarnya enam (orang), yaitu saksi ahli tiga dan saksi fakta tiga. Saksi ahli Doktor Maruarar Siahaan, Hakim Konstitusi periode 2003-2008," kata Anggota Bonjowi, Herman di KIP, Tanah Abang, Jakarta Pusat.


Menurutnya, Maruarar Siahaan dihadirkan untuk mengulas soal kacamata konstitusi terhadap dua undang-undang (UU) yang menjadi akar dari persoalan sengketa informasi ijazah Jokowi.

"Kita akan membahas berkaitan dengan soal UU Perlindungan Data Pribadi dan UU Keterbukaan Informasi Publik," katanya.

Saksi ahli lainnya yang dihadirkan Bonjowi adalah Yulianto Widirahardjo selaku mantan Ketua Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta dan Ryaas Rasyid selaku guru besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

"Hanya beliau kami jadwalkan ulang untuk sidang selanjutnya karena berhalangan hadir," katanya.

Bonjowi meyakini saksi-saki ahli yang dihadirkan dalam persidangan hari ini mampu menjawab persoalan sengketa informasi yang mereka ajukan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya