Berita

Anggota Kehormatan Partai Gerakan Rakyat Anies Baswedan. (Foto: Facebook Anies Baswedan)

Publika

Partai Gerakan Rakyat Belum Sah, tapi Sudah Punya Capres

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 18:01 WIB

SEANDAINYA Partai Gerakan Rakyat tak lolos sebagai peserta Pemilu, bagaimanakah nasib pencalonan Anies Baswedan sebagai Capres? 

Apakah Anies akan tetap maju sebagai Capres diusung oleh partai lain seperti pada Pilpres 2024 lalu? Ataukah Anies mengurungkan niatnya maju sebagai Capres pada Pilpres 2029 nanti?

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat Sahrin Hamid sendiri yang mengatakan dalam salah satu pidatonya bahwa mendirikan partai di Indonesia tidaklah mudah. Bahkan, bukan mustahil adalah yang tersulit di negara mana pun di dunia ini. Harus ada 100 persen di provinsi, 75 persen di kabupaten/kota, dan 50 persen di tingkat kecamatan. 


Artinya, Sahrin Hamid sendiri ingin mengatakan bahwa Partai Gerakan Rakyat ini tak otomatis lolos sebagai partai, apalagi peserta Pemilu, tanpa kerja keras seluruh kader dan simpatisan. 

Modal semangat saja tak cukup. Harus dilengkapi lagi dengan modal pengorbanan, baik waktu, tenaga, maupun dana. Intinya, semua berjibaku.

Makanya Sahrin Hamid menegaskan Partai Gerakan Rakyat adalah Anies Baswedan dan Anies Baswedan adalah Partai Gerakan Rakyat. 

Partai Gerakan Rakyat langsung menetapkan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden. Tujuannya apa lagi kalau bukan menggenjot semangat kader dan simpatisan untuk berkerja keras.

Tapi anehnya kenapa bukan Anies Baswedan saja yang langsung ditetapkan sebagai ketua umum partai? Atau ketua Dewan Pembina, misalnya? 

Anies hanya tercatat sebagai Anggota Kehormatan, tapi dalam hakikatnya Partai Gerakan Rakyat adalah partainya Anies. Bisa jadi ini strategi kalau partai tak lolos, kartu Anies tidak mati.

Sebetulnya, dengan berdirinya Partai Gerakan Rakyat, dan ditetapkannya Anies Baswedan sebagai Capres, maka hampir tak ada, kalau tak mengatakan tak ada sama sekali partai lain akan ikut mengusung Anies. Sebab, ikut mengusung Anies berarti ikut membesarkan Partai Gerakan Rakyat. Kecuali, Partai GR ini tak lolos.

Kalau Partai Gerakan Rakyat tak lolos sebagai peserta Pemilu, Anies masih mungkin diusung oleh partai lain seperti Pilpres 2024 lalu, tapi mestinya Anies malu juga karena partai yang sejak awal mengusungnya saja tak lolos sebagai peserta Pemilu. Karena itu, Anies tak bisa tanggung-tanggung terlibat aktif dalam Partai GR ini.

Seharusnya memang tak perlu buru-buru mencapreskan Anies Baswedan. Dirikan saja partainya dulu, setelah lolos sebagai peserta Pemilu, baru umumnya Anies sebagai Capres. 

Sebab, partai yang punya kursi di DPR saja belum mengumumkan apa-apa. Ini wadah belum ada, tapi isinya sudah buru-buru hendak dibungkus.

Tapi memang itu tadi, pengumuman Anies Baswedan sebagai Capres Partai Gerakan Rakyat dianggap bisa menjadi energi baru untuk menggerakkan kader dan simpatisan, agar bisa memenuhi syarat pendirian partai dan peserta Pemilu, yang terberat di seluruh dunia itu. Itulah dilemanya. Sementara waktu tersisa sudah kasip.


Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya