Berita

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Kepala Departemen Politik dan Sosial Centre for Strategic and International Studies atau CSIS, Arya Fernandes, dan Direktur Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI) Hurriyah. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Komisi II DPR Undang Akademisi Bahas Revisi UU Pemilu

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 15:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi II DPR mulai membahas revisi UU Pemilu dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama para akademisi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa 20 Januari 2026.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima itu menghadirkan Kepala Departemen Politik dan Sosial Centre for Strategic and International Studies atau CSIS, Arya Fernandes, dan Direktur Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI) Hurriyah.

Aria Bima menyatakan bahwa revisi UU Pemilu telah masuk dalam program daftar legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2026.


"Penting kita ingin memastikan aturan pemilu bagaimana tetap selaras dengan sandaran kita, yaitu konstitusi," kata Aria Bima.

Legislator PDIP itu menegaskan bahwa revisi UU Pemilu akan menitikberatkan pada perbaikan kualitas demokrasi. Termasuk pengaturan ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden.

Aria Bima memastikan tidak ada niat untuk membahas wacana pemilihan presiden dipilih MPR.

Selain itu, kata Aria Bima, terdapat juga masukan dari publik mengenai pembaruan sistem pemilu legislatif yang saat ini diatur proporsional terbuka.

Isu lain yang juga perlu mendapat perhatian, lanjut Aria Bima, meliputi ambang batas parlemen yang muncul juga dikaitkan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya