Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Dorong Percepatan Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 19:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pencarian dan evakuasi korban musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 19 Januari 2026 mengatakan bahwa instruksi itu disampaikan Presiden di dalam agenda rapat terbatas hari Sabtu lalu, 17 Januari 2026.

"Berkenaan dengan musibah yang menimpa pesawat ATR yang terjadi di hari Sabtu. Kebetulan pada saat hari Sabtu, Bapak Presiden sedang memimpin ratas dan mendapatkan laporan," ungkapnya kepada awak media. 


Presiden Prabowo, lanjut Prasetyo, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut dan segera memerintahkan seluruh jajaran terkait untuk bergerak cepat melakukan pencarian. 

“Pertama-tama tentunya kita menyampaikan rasa keprihatinan duka cita yang mendalam karena sekali lagi terjadi sebuah musibah dan pada saat itu beliau langsung memerintahkan kepada seluruh jajaran terkait untuk sesegera mungkin melakukan pencarian,” kata Prasetyo.

Prasetyo mengungkapkan seluruh unsur terkait bergerak cepat di lapangan.

"Alhamdulillah seluruh jajaran kita monitor bergerak dengan cepat Basarnas, kemudian TNI Polri di bawah Pangdam dan Kapolda, beserta dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Gubernur,” jelasnya.

Upaya pencarian juga terbantu oleh informasi masyarakat setempat yang melihat dan mendengar adanya ledakan di sekitar lokasi kejadian. Pemerintah, kata Prasetyo, terus memantau seluruh proses pencarian dan evakuasi agar berjalan seoptimal mungkin.

“Sekali lagi kami terus berduka cita dan kita terus memonitor untuk semua proses dilakukan secepat-cepatnya,” kata Prasetyo.

Pesawat ATR 42-500 registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WITA, dengan membawa 10 orang termasuk kru dan penumpang, di antaranya tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

Proses pencarian dan evakuasi korban lainnya masih terus berlangsung. Sebanyak 376 personel SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan potensi SAR lainnya dikerahkan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya