Berita

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta. (Foto: Dok. BSI)

Bisnis

BSI Raih Peringkat 1 Rating ESG Global Islamic Banking

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 17:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Berdasarkan data terbaru dari Bloomberg, BSI meraih peringkat pertama rating ESG Global Islamic Banking setelah berhasil mendapat score tertinggi.

Pencapaian ini menandai lompatan signifikan kinerja keberlanjutan BSI, di mana perseroan mencatatkan kenaikan ESG Score menjadi 5,56 (dari sebelumnya 3,86). 

Skor ini menempatkan BSI di atas rata-rata industri global islamic bank dan masuk dalam kategori "Leading" mengungguli bank-bank syariah global lainnya.


Komitmen Hijau yang berbuah manis, kenaikan peringkat ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari strategi terukur perseroan dalam menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menegaskan bahwa pencapaian ini didorong oleh penguatan pengungkapan perseroan terhadap kebijakan penyaluran pembiayaan yang mendukung keberlanjutan.  

Hingga Triwulan III 2025, BSI mencatatkan penyaluran pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp73,6 triliun. Angka ini setara dengan 24,33% dari total portofolio pembiayaan BSI, yang mencerminkan komitmen kuat bank terhadap ekonomi hijau, sosial, dan UMKM. 

"Peningkatan skor ESG ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mendorong penyaluran pembiayaan yang mendukung keberlanjutan," kata Bob dalam keterangan tertulis, Senin 19 Januari 2026. 

Bob menambahkan bahwa transparansi adalah kunci kepercayaan investor global. Oleh karena itu, BSI secara proaktif mengungkapkan data kinerja keberlanjutannya melalui landing page khusus ESG di situs resmi perusahaan, memudahkan investor dan pemangku kepentingan memantau jejak karbon serta dampak sosial lingkungan perseroan.

Dengan skor terbaru ini, masih kata Bob, posisi BSI semakin solid melalui pencapaian kinerja Bloomberg ESG Score dengan peringkat satu global untuk kategori Bank Syariah (Islamic Bank).

"Prestasi ini membuktikan perbankan syariah Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga mampu menjadi pemimpin dalam isu-isu keberlanjutan yang sejalan dengan standar global," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya