Berita

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (di tengah kanan). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Dasco sebut Pilkada Lewat E-Voting Lebih Hemat

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 16:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana penerapan e-voting dalam Pilkada yang diusulkan PDIP direspons Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Dasco menilai, setiap gagasan yang dinilai baik bagi pemilu tentu layak untuk dibicarakan dan dikaji lebih lanjut. 

Selain itu, penggunaan e-voting sejalan dengan perkembangan teknologi dan berpotensi memberikan efisiensi, termasuk penghematan anggaran. 


"Memang kita menuju ke arah teknologi yang lebih maju. Kalau e-voting itu kan sebenarnya banyak penghematan-penghematan," kata Dasco kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 19 Januari 2026.

Namun demikian, Dasco mengingatkan bahwa pengalaman sejumlah negara menunjukkan e-voting juga memiliki tantangan tersendiri. 

Di beberapa negara, kata Dasco, terdapat dinamika politik yang membuat hasil e-voting dapat berubah dalam waktu singkat, sehingga menimbulkan persoalan kepercayaan publik.

"Tapi sebagian partai politiknya kreatif-kreatif. Sehingga e-voting-nya dalam waktu beberapa jam hasilnya bisa berubah. Ini yang perlu kita pelajari dengan benar," kata Dasco.

Selain aspek teknis, Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu menegaskan faktor keamanan teknologi menjadi perhatian utama. Menurutnya, sistem pengamanan e-voting harus benar-benar dikaji agar tidak menimbulkan masalah baru dalam proses demokrasi.

"Semua nanti akan dikaji," pungkas Dasco.

Sebelumnya, usulan e-voting merupakan rekomendasi eksternal Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP 2026 di Beach City International Stadium (BCIS) Ancol, Jakarta Utara.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya