Berita

Menteri PKP Maruarar Sirait. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 03:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah berencana memulai pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Bekasi, pada 2026.

Rencana ini disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait pada 15 Januari 2026, dengan klaim lahan siap dan dukungan penuh dari pengembang.

Alhasil, rencana tersebut menjadi cibiran warganet yang menuding pemerintah seolah-olah melindungi kepentingan oligarki.


Di sisi lain, Meikarta juga tak lepas dari catatan kelam yang sebelumnya menjerat Bupati Bekasi periode 2017–2022 Neneng Hassanah Yasin.

Dilansir dari akun Instagram RMOL, Senin, 19 Januari 2026, unggahan berjudul “Meikarta jadi Rusun Subsidi” dibanjiri komentar warganet. Mayoritas dari mereka memberikan kritik pedas terhadap pernyataan Menteri PKP Maruarar Sirait

“Penyelamat konglomerat,” tulis akun @zia_acad disertai emoticon menangis.

“Lucunya oligarki, bupatinya dipenjara akibat disuap tapi pemiliknya masih bebas dan bangunannya tetap aman dan tidak disita,” timpal akun @alsundawiharis yang juga disertai emoticon menangis.

“Enak ya bangkrut di beli negara,” tukas akun @chaerul_85. 

Ada pula warganet yang menuding wacana ini sebagai aksi bagi-bagi cuan. Hal itu seperti yang disampaikan pemilik akun @agus_hariyanto0.

Selain itu ada juga warganet yang menyinggung kasus cicilan warga belum beres unitnya tapi dipindah ke tempat lain dengan kewajiban menambah sekian juta.

Tidak sampai di situ, warganet juga mengomentari penggunaan lahan serapan serapan air yang bisa berdampak pada banjir. 

“Stop pengusaha property membangun diatas lahan serapan air,” tandas akun@sulican37.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 1.012 warganet memberikan likes dan 58 komentar pada unggahan tersebut.   


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya