Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: AFP)

Global

AS Tuduh Reaksi Eropa Berlebihan soal Greenland

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 02:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Amerika Serikat (AS) menyebut sejumlah negara Eropa bereaksi berlebihan terhadap wacana Washington di kawasan Arktik, khususnya terkait Greenland.

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk NATO, Matthew Whitaker, membela perhatian besar negaranya terhadap Greenland di tengah gelombang kritik dari negara-negara Eropa.

“Eropa memiliki kecenderungan untuk bereaksi berlebihan terhadap langkah AS di wilayah Arktik tersebut,” kata Whitaker seperti dikutip Fox News pada Minggu 18 Januari 2026.


Pernyataan itu disampaikan Whitaker menyusul keputusan Prancis menggelar latihan militer baru bersama Denmark sebagai respons atas ambisi pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap wilayah otonom tersebut. 

Whitaker menegaskan bahwa Arktik merupakan kepentingan strategis utama bagi pertahanan Amerika Serikat.

Menurutnya, mencairnya es di kawasan kutub telah mengubah dinamika geopolitik Arktik sekaligus membuka jalur pelayaran baru. Kondisi itu membuat posisi Greenland semakin vital dari sisi pertahanan dan keamanan nasional AS.

"Keamanan Greenland, yang merupakan sayap utara dari daratan Amerika Serikat, sangatlah krusial," ujar Whitaker.

Ia menekankan pentingnya kawasan tersebut sebagai benteng pertahanan di belahan bumi barat untuk memantau pergerakan aset angkatan laut serta menjaga keamanan jangka panjang AS.

Ia pun menggaungkan doktrin “perdamaian melalui kekuatan” (peace through strength) ala Presiden Ronald Reagan, dan mendorong negara-negara sekutu NATO agar benar-benar meningkatkan belanja pertahanan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya