Berita

Eggi Sudjana. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 02:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polda Metro Jaya resmi menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo yang menjerat Eggi Sudjana.

Kabar tersebut dibenarkan kuasa hukum Eggi, yang menyatakan SP3 telah diterima dari penyidik.

"Benar kami telah menerima SP3," kata kuasa hukum Eggi, Elida Netty, Jumat, 16 Januari 2026.


SP3 dikeluarkan oleh Subdit V Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis sore, 15 Januari 2026. Selain menghentikan penyidikan, polisi juga mencabut pencekalan ke luar negeri terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

Dilansir dari akun Instagram RMOL, Sabtu, 17 Januari 2026, SP3 terhadap Eggi Sudjana ini langsung jadi bulan-bulanan warganet. Banyak warganet yang memberikan komentar nyinyir pada fenomena ini.

“Semudah itu ya polisi termul memberi sp300,” kata pemilik akun @azisa_693. 

“Caiiiir,” tulis akun @priekum yang disertai dengan emoticon tangan memohon.

“150M,” timpal akun @muradmemetic.

“Cair ini,” tukas akun @ucihaobito2025.

Ada pula warganet yang mengomentari betapa masih kuatnya kekuasaan Jokowi yang bisa mengendalikan polisi.

“Gila polisi dikendalikan,” tulis akun @endonesiaraya disertai emoticon menangis.

“Gercep ya, siplester ga berani ditangkap karena belum ada perintah dari Mulyono,” timpal akun @boxxer75. 

Sejak berita ini diturunkan, sebanyak 65 warganet meng-likes dan terdapat 20 komentar.  

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya