Berita

Eggi Sudjana. (Foto: Istimewa)

Publika

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

RABU, 14 JANUARI 2026 | 04:19 WIB

POLDA METRO JAYA sudah melimpahkan berkas tiga tersangka kasus ijazah Joko Widodo alias Jokowi ke Kejaksaan. 

Yakni Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa (RRT). Sementara lima tersangka lainnya belum, bahkan diperiksa sebagai tersangka pun belum pernah. 

Polda Metro Jaya mengaku netral kalau ada rencana restorative justice dari para pihak dan itu sudah dimulai dengan dua tersangka, yakni Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, mendatangi rumah pelapor Jokowi, di Sumber, Solo.


Penyerahan berkas dari Kepolisian ke Kejaksaan ini terasa lama, karena kasus ijazah Jokowi ini menyita perhatian publik yang luar biasa. 

Alasan kehati-hatian menjadi alasan yang mengemuka, selain usulan dari tersangka yang mesti diakomodir penyidik. 

Usulan agar ijazah Jokowi diuji Labfor Independen, tak lagi dipenuhi penyidik dan penyidik memilih melimpahkan berkasnya ke Kejaksaan. Ini menjadi babak baru dalam kasus ini.

Agaknya Roy Suryo, Rismon, dan Tifa harus benar-benar fokus terhadap nasib mereka. Selain ditinggalkan lima tersangka lainnya, agaknya merekalah yang dijadikan target dalam kasus ini. Bukan lima tersangka, tapi dua tersangka. 

Tiga tersangka lainnya masih tetap solid. Itu sudah tidak penting. TPUA (Tim Pembela Ulama dan Aktivis) ini bisa dikatakan sudah masuk angin. Mereka yang memulai mereka pula yang melarikan diri. Tragis.

Kasihan Bambang Tri dan Gus Nur, yang dulu mereka bela. Merasakan "kerasnya" dinding penjara selama 5 tahun. 

Seharusnya Eggi Sudjana memilih langkah yang saat ini diambilnya, sejak dulu. Giliran kliennya masuk penjara, ia keras sekeras batu karang. Tidak ada cerita kompromi. 

Tapi giliran ia yang akan masuk penjara, ia malah memilih jalan damai. Memperburuk citra aktivis Islam saja. Mudah dipecah dan mudah diiming-imingi.

Pendukung Jokowi kini seperti mengelu-elukan Eggi Sudjana. Padahal kelompok inilah yang dituduhnya "Islam Garis Keras" sebagai pembenci Jokowi. 

Kini label "Islam Garis Keras" itu dikatakannya arif, logis, bijaksana, dan mengutamakan silaturahmi. 

Entah apa label terhadap Roy Suryo, Rismon, dan Tifa, yang akan ditempelkan? Roy Suryo, Rismon, dan Tifa, memang harus fokus. Fokus terhadap diri sendiri, dan lawanmu yang memang tidak ringan, meski tak lagi menjabat.

Erizal
Pemilik Akun YouTube Komentar Erizal

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya