Berita

Beras SPHP di pasar modern di Jakarta (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bulog Optimis Amankan Target 4 Juta Ton Beras

SENIN, 12 JANUARI 2026 | 09:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bencana banjir dan longsor yang sempat melumpuhkan sejumlah wilayah di Sumatera tidak membuat Perum Bulog pesimis dengan target besarnya. 

Meski alam sedang tidak bersahabat, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa ambisi menyerap 4 juta ton beras nasional sepanjang tahun 2026 tidak akan goyah.

Keyakinan ini bukan tanpa alasan. Di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung di Jakarta, Minggu 11 Januari 2026,  Rizal mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan "obat penawar" yang terukur untuk memulihkan lahan-lahan sawah yang terdampak.


Langkah mitigasi utama bertumpu pada kolaborasi erat dengan Kementerian Pertanian. Rizal menjelaskan bahwa bantuan pompanisasi dan sokongan dana penuh akan dikerahkan untuk menghidupkan kembali produktivitas petani di wilayah terdampak.

"Insya Allah tercapai (target penyerapan beras 4 juta ton). Karena kerusakan sawah yang ada di Sumatera itu sudah diyakinkan oleh Bapak Menteri Pertanian (Andi Amran Sulaiman) akan ada pompanisasi dan didukung pembiayaannya," ujar Rizal. 

Menteri Pertanian sendiri telah terjun langsung ke Banda Aceh dan Sumatera Utara untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat. Tujuannya satu: jangan sampai rantai produksi nasional terputus.

Meski Januari menjadi masa yang berat bagi petani di Sumatera, Rizal menekankan bahwa dampaknya terhadap stok nasional tergolong minim. Secara teknis, wilayah yang terdampak banjir bukanlah lumbung utama yang menyokong kebutuhan beras skala masif.

Kekuatan utama produksi beras Indonesia masih bertumpu pada wilayah-wilayah strategis seperti; Pulau Jawa (Sentra utama), Sulawesi Selatan, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Keempat wilayah ini dilaporkan tetap berproduksi secara optimal. Sementara itu, tingkat kerusakan lahan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tercatat masih di bawah ambang batas yang mengkhawatirkan.

"Yang rusak enggak terlalu besar. Belum sampai 30 persen, hanya kalau enggak salah belasan persen, masih kecil angkanya," beber Rizal menjelaskan kondisi lapangan.

Upaya keras Bulog ini bukan sekadar mengejar angka. Penyerapan maksimal ini merupakan langkah vital untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Target ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan swasembada beras yang sebelumnya telah digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Karawang pada awal Januari lalu.

Dengan strategi mitigasi yang matang, Bulog optimis bahwa kepastian pangan bagi seluruh rakyat Indonesia di tahun 2026 akan tetap terjaga, meski harus menghadapi tantangan cuaca yang ekstrem di awal tahun.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya