Berita

Puluhan mahasiswa Indonesia menggelar aksi solidaritas untuk Venezuela di depan Kantor Kedubes AS di Jakarta, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Nusantara

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 16:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi unjuk rasa digelar sekelompok mahasiswa Indonesia sebagai bentuk solidaritas atas penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh militer Amerika Serikat (AS) di depan Kedutaan Besar (Kedubes) AS, Selasa siang, 6 Januari 2026.

Pantauan Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL di lokasi, massa berkumpul di depan Kedubes AS sembari membawa sejumlah poster dan spanduk.

Beberapa poster yang dibawa bertuliskan "Save Venezuela" dengan latar belakang bendera Venezuela dan gambar karikatur seorang perempuan muda dengan rambut dikepang.


Selain itu juga terdapat poster bertuliskan "Solidaritas untuk Venezuela: Dukungan dan Harapan Bersama". Adapun satu poster lainnya bertuliskan, "Mengecam Agresi Militer Donald Trump di Venezuela".

Kemudian terdapat pula satu spanduk besar berisi dorongan kepada negara-negara di kawasan untuk mengadakan konsolidasi sebagai bentuk dukungan kepada Venezuela.

Massa aksi ini masih berlangsung, dilengkapi dengan sebuah mobil komando untuk melakukan orasi. Secara bergantian, mahasiswa menyampaikan pendapatnya.

Terlihat, sebuah bendera organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang turut dibawa oleh massa aksi, dan dipasang di atas mobil komando.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya