Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Bersyukur Dikritik, Artinya Diselamatkan

SELASA, 06 JANUARI 2026 | 09:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterbukaan pemerintah untuk menerima koreksi atau kritik dari masyarakat.

Menurutnya wajar bila seseorang merasa tidak nyaman saat menerima kritik atau koreksi. Tetapi kritik baginya justru menjadi pengingat dan bentuk perlindungan dalam menjalankan tugas sebagai kepala negara.

“Kalau dikritik, malah kita harus bersyukur kalau saya dikoreksi. Saya dibantu, saya diamankan,” tutur Prabowo kala memberi sambutan di Perayaan Natal Nasional, Jakarta, Senin, 5 Januari 2026. 


Ia kemudian mencontohkan satu peristiwa di mana kritik masyarakat membuatnya mengevaluasi kembali langkah yang diambilnya. Kala itu, Prabowo menegaskan bahwa ia berusaha mencerna dan menyikapi kritik tersebut seobjektif mungkin.

“Kritik, koreksi adalah menyelamatkan. Jadi saya terima kasih kalau ada yg teriak-teriak ‘Prabowo mau hidupkan lagi militerisme’. Saya koreksi lagi, apa benar? Saya panggil ahli hukum untuk mengkaji mana batas kepemimpinan yang terlalu otoriter,” lanjutnya.

Namun, ia menegaskan bahwa kritik jangan sampai kebablasan menjadi fitnah. Sebab menurutnya, kebohongan yang menimbulkan kecurigaan, perpecahan, dan kebencian hanya akan merusak persatuan bangsa.

Di sisi lain, ia juga mengakui adanya kritik yang bernada sinis dan bertujuan menjatuhkan pemerintah. Kendati begitu, Prabowo menegaskan bahwa dirinya memilih menjawab hal tersebut dengan kerja dan bukti nyata.

“Kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja,” jelasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya