Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Instagram RMOL)

Bisnis

Purbaya Dirujak Warganet Imbas Komentari Setoran Pajak 2025 Jeblok

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 20:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencatat, realisasi penerimaan pajak Januari–November 2025 baru mencapai Rp1.634,4 triliun atau 78,7 persen dari target Rp2.076,9 triliun.
 
Purbaya menyebut kondisi tersebut dipicu perlambatan ekonomi yang terjadi sejak triwulan I hingga Agustus 2025, saat jabatan Menteri Keuangan masih dipegang Sri Mulyani Indrawati. Tekanan ekonomi pada sembilan bulan pertama tahun ini berdampak langsung pada kinerja penerimaan negara.
 
“Pajak seperti yang Anda lihat sebelum-sebelumnya, berada di bawah target yang di APBN. Jadi kita gak memungkiri itu ya karena ekonominya jelek beberapa bulan sebelumnya, 9 bulan pertama tahun ini,” ujar Purbaya dalam konferensi pers pada Rabu, 31 Desember 2025.
 

 
Dilansir dari Instagram RMOL, Kamis, 1 Januari 2026, komentar Purbaya tersebut malah mengundang cibiran dari banyak warganet.

“Ini menteri yg kerjanya cuma bisa nyalahin orang lain, padahal kinerja dia sendiri sejak dilantik blm ada kecuali bikin statment viral di media,” tulis pemilik akun @wahyu_saputra03 disertai emoticon menangis.

“Cemana gk jeblok, sy mo byar pajak sawah aja dipersulit, biadap x negriku,” timpal akun @fernando_purba.

“Pajak Jeblok .. padahal emas batu bara nikel sawit semuaaaaa sampai hitan habiiissss d babad itu harusnya ribuan triliun masuk negarw dan masuk kantong rakyat.. tp????? Preettt masa Iyaaaa BUMN ga ada yg kena tegur nih???” tandas akun @handy_abdillah.

“Rakyat dibawah sdh pada bosan melihat kelakuan pejabat pejabatnya,rakyat disuruh bayar pajak sedangkan pejabatnya malah diberi keringan untuk bayar pajaknya. rakyatnya dikejar mati matian buat bayar pajak sedangkan pejabatnya malah menikmati hasil pajaknya. Hasil Pajak yg dibayangkan oleh rakyat tidak sebanding yang kembali kerakyat. jd jng salah kan Rakyat. salahkan PEJABAT" Yang diatasnya. perbaiki sistem pembayaran pajaknya,jng dipersulit,” timpal akun @fahrojil_ozi.

Kendati mayoritas warganet mencemooh Purbaya, namun ada yang justru memberikan dukungan kepada mantan Ketua LPS tersebut.

Seperti yang ditulis pemilik akun @obeliacantix, “Semangat pak pur... Banyak PR yg mesti di beresin agar Indonesia maju,” dengan disertai emoticon api sebagai tanda menyala.

Purbaya menyebut pemerintah juga menunda sejumlah langkah penarikan pajak demi menjaga stabilitas ekonomi. Menurutnya, pemaksaan penarikan pajak di tengah ekonomi melemah justru berpotensi memperburuk kondisi.
 
Sebagai gantinya, pemerintah menerapkan kebijakan fiskal counter cyclical untuk menopang pemulihan ekonomi. Purbaya optimistis, perbaikan ekonomi akan terlihat lebih jelas pada triwulan pertama 2026.
 

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya