Berita

Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungannya ke lokasi pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang. (Foto: Dok. BSI)

Bisnis

BSI Ambil Bagian Bangun Hunian Layak untuk Percepat Pemulihan Warga Aceh

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 19:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya dalam mendukung pemulihan pasca-bencana hidrometeorologi di Aceh dengan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara). 

Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui sinergi BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia untuk menyediakan tempat tinggal yang bermartabat bagi masyarakat terdampak.

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, pada Kamis 1 Desember 2025. 


Sebagai bagian dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BSI mengambil peran strategis dalam mendukung pembiayaan dan pemenuhan kebutuhan logistik pembangunan Huntara. Pada tahap awal pemulihan infrastruktur hunian ini, BSI berkontribusi sekitar 15% dari total target pembangunan tahap pertama.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan Huntara hingga awal tahun ini tidak terlepas dari kerja keras dan sinergi lintas pihak, khususnya peran aktif BUMN dalam mendukung eksekusi di lapangan. 

Sementara Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyatakan bahwa keterlibatan BSI tidak hanya terbatas pada layanan perbankan, melainkan memastikan masyarakat memiliki fondasi yang kuat untuk bangkit kembali.

"Sesuai arahan Danantara, kami memastikan hunian ini memenuhi standar 'layak', artinya tidak sekadar memberikan atap, tetapi memberikan rasa aman, nyaman, dan bermartabat agar warga bisa kembali produktif," ujar Anggoro.

Kata dia, setiap unit dirancang dengan konsep modular untuk kecepatan dan kualitas, serta dilengkapi fasilitas penunjang seperti listrik gratis, akses air bersih, drainase yang baik, hingga konektivitas Wi-Fi gratis untuk mendukung akses informasi dan ekonomi digital warga.

"Fasilitas ini penting agar pemulihan tidak hanya fisik, tapi juga sosial dan ekonomi," tambah Anggoro.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya