Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (Foto: RMOL)

Bisnis

Kopdes Merah Putih Diproyeksikan Tekan Praktik Rentenir dan Pinjol

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 10:53 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diproyeksikan menjadi benteng perlindungan masyarakat desa dari praktik rentenir dan pinjaman online (pinjol) ilegal melalui penguatan lembaga keuangan mikro di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam acara Evaluasi dan Refleksi Kegiatan Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan Tahun 2025,  di Aula Utama Gedung Lemdiklat Polri, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 30 Desember 2025.

Ferry menegaskan, pembentukan lembaga keuangan mikro di koperasi desa merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat, khususnya di pedesaan, tidak lagi terjerat praktik pembiayaan yang merugikan.


“Presiden ingin agar masyarakat, terutama di desa, tidak terjebak praktik rentenir, pinjaman online, dan sejenisnya,” ujar Ferry.

Ia menjelaskan, Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok dan layanan dasar masyarakat. Koperasi ini akan dilengkapi gerai sembako, apotek, klinik desa, pergudangan, serta sarana pendukung lain yang dikelola secara modern.

Menurut Ferry, konsep tersebut dirancang agar perputaran ekonomi tetap berada di desa dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.

“Jika koperasi desa mengelola ritel modern, maka perputaran uang akan terus berada di desa,” jelasnya.

Pemerintah berharap penguatan Kopdes Merah Putih dapat memperkokoh peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional sekaligus menjadi instrumen perlindungan ekonomi masyarakat dari jeratan pembiayaan ilegal.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya