Berita

Ketua Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) DKI Jakarta Syaiful Bahri. (Foto: Dokumentasi ABTI DKI)

Olahraga

ABTI:

Syarat Dukungan 20 Persen untuk Pimpin KONI DKI sudah Pas

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 23:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Syarat 20 persen atau minimal 17 dukungan untuk menjadi ketua umum KONI DKI Jakarta 2026-2030 dinilai sudah pas. Sebab dengan syarat 20 persen, ketua umum KONI DKI ke depan mempunyai legitimasi kuat. 

Ketua Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) DKI Jakarta Syaiful Bahri mengatakan, apabila dibandingkan dengan daerah lain, syarat dukungan 20 persen untuk memimpin KONI DKI terbilang kecil.

"Syarat itu hasil keputusan raker KONI DKI yang menjadi aspirasi cabang olahraga," kata Acoy, sapaan Syaiful Bahri, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 26 Desember 2025.


Acoy mengaku mengikuti rapat kerja (raker) KONI DKI Jakarta pada 3 Desember 2025 dari awal hingga akhir. Menurutnya, di Komisi A bermunculan syarat calon ketua umum dari 40 persen, 30 persen bahkan hingga 70 persen. 

"Tapi, peserta rapat ambil jalan tengah dengan syarat 20 persen," kata Acoy.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Sambo Indonesia (Pengprov Persambi) DKI Jakarta Ida Mahmudah menilai raker berlangsung demokratis. Seluruh cabor, badan fungsional, hingga KONI Kabupaten/Kota diberi ruang menyampaikan pendapat tanpa intervensi.

"Saya pribadi malah mengusulkan di atas 30 persen supaya ketua umum terpilih punya pondasi kuat dan serius membina olahraga prestasi, bukan sekadar coba-coba dan merasa bisa padahal belum ada satu tahun jadi pengurus cabor," kata Ida.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya