Berita

Munas Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) ke-8 di Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Politik

Dukungan Kandidat Ketum Bermunculan Jelang Munas KAUMY di Yogyakarta

JUMAT, 26 DESEMBER 2025 | 23:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dukungan terhadap para kandidat ketua umum (Ketum) Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) periode 2025-2029 mulai bermunculan menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-8  di Yogyakarta. 

Hingga Jumat 26 Desember 2025, panitia Munas KAUMY ke-8 mencatat telah menerima 47 surat dukungan dari Pengurus Daerah (Pengda) dan Pengurus Cabang (Pengcab) KAUMY yang secara resmi menyatakan dukungannya kepada Nasaruddin sebagai kandidat ketum KAUMY.

“Panitia Munas sampai hari ini telah menerima 47 surat dukungan dari Pengda dan Pengcab KAUMY untuk saudara Nasaruddin,” kata Ketua Steering Committee (SC) Munas KAUMY ke-8, Harisiyanto melalui keterangan tertulis.


Adapun kandidat ketum KAUMY lainnya yang telah disebut dalam bursa pencalonan antara lain Iqbal Shoffan Shofwan dan Prof. Zuly Qodir.

Namun, hingga saat ini, belum ada surat dukungan resmi dari Pengda maupun Pengcab yang masuk ke panitia.

Harisiyanto menegaskan, panitia tetap membuka ruang hingga hari pelaksanaan Munas yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu 27 Desember 2025. 

Sementara itu, KAUMY Jakarta menyebut jika telah menjatuhkan dukungan kepada Iqbal Shoffan Shoffwan, alumni HI 97 yang saat ini sedang menjabat Dirjen Perdagangan Dalam Negeri di Kementerian Perdagangan. 

"Kita usung Mas Iqbal sebagai kandidat ketum KAUMY," kata Ketua KAUMY Jakarta, Wahyu Sandhya Yudha Pangesti.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya