Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat monitoring program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi di Emtek Group Jakarta, Rabu, 17 Desember 2025. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

Politik

Airlangga Siapkan Generasi Emas Lewat Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 18:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah menggenjot program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama transformasi ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat meninjau pelaksanaan Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi di Emtek Group Jakarta mengatakan, program tersebut dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri.

“Peserta magang yang hadir adalah yang terbaik. Ini adalah kesempatan terbaik karena Emtek merupakan yang juga diapresiasi oleh perusahaan global,” ujar Airlangga di SCTV Tower, Jakarta, Rabu, 17 Desember 2025.


Para peserta magang ditempatkan pada berbagai fungsi dengan permintaan tinggi, antara lain digital dan media, teknologi dan data, pengembangan bisnis, serta bidang people and governance, yang mencerminkan kebutuhan industri masa kini dan masa depan.

Airlangga menegaskan, program tersebut juga bentuk investasi negara terhadap generasi muda. Pemerintah memfasilitasi peserta magang selama enam bulan agar mereka memperoleh pengalaman kerja, memahami budaya industri, serta siap beradaptasi dengan dinamika dunia kerja.

Program ini secara khusus menyasar lulusan muda pada rentang usia produktif sebagai bagian dari persiapan generasi emas Indonesia.

Selain itu, Menko Airlangga juga menyoroti peran strategis ekonomi digital sebagai game changer pertumbuhan ekonomi nasional. Indonesia saat ini menjadi salah satu ekonomi digital terbesar di ASEAN, didukung pasar domestik yang kuat dan potensi SDM yang besar.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta magang yang diterima di Emtek Group. Selamat bekerja dan bekerja sama, bangunlah jaringan dan pengetahuan yang bisa juga dibawa ke tempat kerja lain," pungkas Airlangga.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya