Berita

Kepala Basarnas Mohammad Syafii. (Foto: Sarah Alifia)

Politik

Basarnas Akan Hentikan Evakuasi di Sumatera, Ini Alasannya

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 18:40 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Operasi pencarian dan evakuasi korban bencana di Sumatera berpotensi dihentikan jika dinilai tidak lagi efektif.

Kebijakan ini menyusul pencarian yang berlangsung selama 14 hari. 

Penentuan penghentian operasi mengacu pada evaluasi efektivitas di lapangan.


Sementara, Basarnas masih memprioritaskan evakuasi medis dan proses identifikasi korban bersama Disaster Victim Investigation (DVI) Polri.

"Saya sampaikan bahwa operasi SAR akan dihentikan apabila operasi itu sudah dinyatakan tidak efektif lagi untuk dilaksanakan," ujar Kepala Basarnas Mohammad Syafii usai rapat kerja dengan Komisi V DPR di Senayan, Jakarta Senin 8 Desember 2025.

Kondisi korban yang telah berubah secara fisik setelah dua pekan pencarian juga menjadi pertimbangan dalam kelanjutan operasi.

"Tapi untuk Basarnas saat ini terus melaksanakan operasi dengan prioritas yang pertama adalah kita akan memprioritaskan evakuasi medis," katanya.

Di sisi lain, pemerintah tetap menyiapkan pemulihan konektivitas di wilayah terdampak Sumatera menjelang Nataru, termasuk penyambungan jembatan putus dan pembersihan jalan terputus agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya