Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Bergerak Tipis, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 08:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Wall Street ditutup nyaris flat dengan investor mencermati sinyal pasar tenaga kerja dan menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve pekan depan. 

Dengan laporan payrolls November tertunda akibat penutupan pemerintahan (government shutdown) yang berkepanjangan, pelaku pasar beralih pada indikator sekunder yang memberi gambaran variatif mengenai pasar tenaga kerja.

Laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan klaim awal tunjangan pengangguran melorot ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun, meski analis memperkirakan penurunan sebagian dipengaruhi libur Thanksgiving. Sementara itu, estimasi Federal Reserve Chicago memperkirakan tingkat pengangguran bertahan di kisaran 4,4 persen pada November.


Dikutip dari Reuters, Dow Jones turun tipis 0,07 persen atau 31,96 poin ke 47.850,94 pada perdagangan Kamis 4 Desember 2025 waktu setempat. 

sementara S&P 500 naik 0,11 persen atau 7,40 poin menjadi 6.857,12. Nasdaq menguat 0,22 persen  atau 51,04 poin ke posisi 23.505,14.

Kinerja S&P 500 tertahan oleh pelemahan saham Amazon sebesar 1,4 persen. 

Probabilitas pemangkasan suku bunga 25 bps oleh The Fed melonjak menjadi 87 persen, dari 68,6 persen sebulan lalu. 

Dari sisi data ekonomi, pesanan pabrik hanya naik 0,2 persen di bawah ekspektasi.

Di sisi korporasi, saham Salesforce melesat 3,7 persen setelah menaikkan proyeksi pendapatan dan laba 2026. Saham Meta naik 3,4 persen setelah laporan rencana pemangkasan anggaran Metaverse hingga 30 persen. 

Sebaliknya, Amazon turun setelah mengonfirmasi pembicaraan dengan US Postal Service terkait kontrak yang akan berakhir tahun depan.

Volume perdagangan turun ke 15,13 miliar saham, di bawah rata-rata 20 hari terakhir.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya