Berita

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman. (Foto: RMOL)

Politik

Ketua Komisi III: Reformasi Polri Harus Dilakukan Secara Kultural

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 22:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Reformasi Polri harus dilakukan secara kultural. Sebab pengaruh terbesar yang mencederai institusi Korps Bhayangkara adalah para anggotanya, bukan karena kedudukan lembaga atau hal lain yang berkaitan dengan struktur.

"Bukan persoalan struktural (seperti) polisi di bawah siapa, pengangkatan Kapolri oleh siapa dan persetujuan siapa, bukan itu. Tapi pengendalian," kata Ketua Komisi III DPR Habiburokhman saat Rapat Panitia Kerja (Panja) Reformasi Aparat Penegak Hukum di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 2 Desember 2025.

Habiburokhman menyebut komisi III sudah beberapa kali membongkar kasus-kasus yang berkaitan perilaku anggota kepolisian, contohnya kasus meninggalnya tahanan Polres Palu yang semula disebut bunuh diri namun setelah diusut pelakunya adalah polisi.


Kasus lain adalah vonis bebas Ronald Tannur yang tak hanya melibatkan polisi, melainkan juga aparat penegak hukum lain.

Berkaitan dengan struktur saat ini, politisi Gerindra ini setuju Polri tetap berada di bawah langsung presiden. Apalagi ketentuan itu merupakan Ketetapan (TAP) MPR RI tahun 2000.

Pengangkatan Kapolri oleh presiden dengan persetujuan DPR juga dinilai sebagai aturan yang tepat sebagai amanat reformasi.

"Kita ingin benar-benar mempraktikkan, mengimplementasikan pemisahan kekuasaan sebagaimana teori trias politica-nya Montesquieu, eksekutif, legislatif, yudikatif," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya