Berita

Anggota Komisi III DPR Bimantoro Wiyono. (Foto: Dokumentasi Fraksi Gerindra)

Politik

DPR Dorong Mediasi Penyelesaian Sengketa Tanah Kejati Sumsel

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 01:01 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Anggota Komisi III DPR Bimantoro Wiyono menilai Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan wajib menahan diri dan mengedepankan mediasi sebelum melanjutkan proyek Rumah Sakit Adhyaksa dalam sengketa tanah Ivone Suroyo di Palembang. 

Hal itu disampaikan Bimantoro dalam rapat kerja dan RDPU Komisi III DPR bersama Ivone Suroyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 November 2025.
 
“Kalau bisa lewat titik lokasi yang tidak ketemu, dicari di BPN. Sudah ada belum gambarnya seperti apa dan lain sebagainya,” ujar Bimantoro.


Legislator Gerindra ini menegaskan adanya klaim ahli waris bahwa tanah reklamasi tersebut diserobot Pemprov Sumsel dan kini dipakai dalam pembangunan rumah sakit kejaksaan. Ia mengingatkan posisi warga jauh lebih rentan menghadapi negara.

Bimantoro menilai justru karena ada perbedaan versi dan bukti, penyelesaian wajib dimulai dari pertemuan para pihak. 

“Menurut saya ini harus duduk bersama, Pak. Kalau saling klaim satu sama lain, ini tidak ada selesainya urusannya,” tutur dia.

Komisi III akhirnya memutuskan dua hal. Pertama, kejaksaan diminta memprioritaskan penyelesaian secara musyawarah dengan ahli waris sebelum langkah hukum apapun.

Kedua, pembangunan rumah sakit ditunda sampai ada hasil mediasi atau putusan hukum tetap.

Kejaksaan sebelumnya membantah klaim Ivone dan menyebut dokumen dasar yang dipakai sebagai bukti adalah palsu.

Kajati Sumsel, Yulianto menyampaikan hasil penyelidikan menunjukkan sejumlah kejanggalan dokumen. 

“Dokumennya bodong dan diduga kuat merupakan hasil rekayasa,” kata Yulianto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya