Berita

Mahfud MD. (Foto: YouTube Mahfud MD Official)

Politik

Mahfud MD soal Kisruh PBNU: Kita Malulah Urusan Tambang!

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 02:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kisruh yang terjadi dalam internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus menuai sorotan dari banyak kalangan terutama para Nahdliyin.

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang merupakan NU kultural menyatakan sikap soal polemik yang terjadi dalam tubuh kepengurusan ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut. 

“Menurut saya kenapa sih tinggal setahun (kepengurusan Yahya Cholil Staquf), sudah lah, lupakan itu semua, bersatu. Sekarang kembali, itu demi NU-nya. Kita malulah urusan tambang,” kata Mahfud dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Selasa malam, 25 November 2025.


Ia pun sudah mengonfirmasi kepada pihak internal bahwa polemik ini memang disebabkan karena urusan tambang. 

“Saya sudah bicara ke dalam asal mulanya soal pengelolaan tambang. Konflik di dalam pengelolaan tambang, yang satu ingin ini, yang satu ingin itu,” tegasnya.

Cawapres 2024 ini lantas menjelaskan bahwa dirinya saat menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi pada 2012 memutus pembubaran BP Migas karena pengelolaan tambang di Indonesia penuh korupsi.

“Antara pengatur dan pelaksanaanya di lapangan itu sama, yang mengevaluasi sama. Korupsinya banyak sekali, sehingga BP Migas saya bubarkan,” pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya