Berita

Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Iwan Sumule (tengah) di Universitas Jember, Selasa, 25 November 2025. (Foto: Humas BP Taskin)

Politik

BP Taskin Optimistis Turunkan Angka Kemiskinan Lewat Kolaborasi

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 01:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Angka kemiskinan nasional ditargetkan turun menjadi 4,5 persen di tahun 2029. Artinya, dibutuhkan sekitar satu persen setiap tahun secara konsisten untuk mencapai target tersebut.

Untuk itu, Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Iwan Sumule mengajak kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan target mulia tersebut. 

“Pengentasan kemiskinan harus dilakukan bersama-sama. Perlu kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga masyarakat,” ujarnya isai menghadiri forum Aglomerasi Industri Kopi Tapal Kuda di Universitas Jember, Selasa, 25 November 2025.


Diurai Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) itu, per Maret 2025 angka kemiskinan nasional berada di angka 8,47 persen. Angka ini merupakan level terendah sejak krisis ekonomi 1998. 

Iwan Sumule berharap target yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bisa tercapai, sehingga langkah menuju zero kemiskinan di tahun 2034 bisa terwujud.

“Kalau Presiden Prabowo berhasil mewujudkan target-target itu hingga 2029. Artinya, cukup dengan diberikan kesempatan sekali lagi kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, target penurunan kemiskinan bisa berlanjut dan mewujudkan kemiskinan 0 persen di tahun 2034,” tutupnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya