Berita

Ratu Belanda Máxima di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Senin malam, 24 November 2025 (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Ratu Belanda Tiba di Indonesia untuk Kunjungan Empat Hari

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 09:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratu Belanda Máxima tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Senin malam, 24 November 2025, menggunakan penerbangan komersial KLM 809. 

Kedatangannya ke Indonesia merupakan kunjungan kerja empat hari sebagai United Nations Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health.

Setibanya di Gedung VVIP, Ratu Máxima disambut Kepala Eksekutif PEPK OJK Friderika Widyasari Dewi serta Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen. Penyambutan resmi juga dilakukan melalui pasukan jajar kehormatan. 


Selama berada di Indonesia pada 24-27 November, Ratu Máxima akan mengikuti rangkaian agenda strategis terkait inklusi keuangan dan kesehatan finansial masyarakat. 

Ia akan berdialog dengan kementerian/lembaga, pelaku usaha, hingga masyarakat untuk melihat langsung implementasi inovasi keuangan digital.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima Ratu Máxima di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat kerja sama Indonesia dengan PBB. 

Agenda lapangan Ratu Máxima mencakup kunjungan ke Surakarta, termasuk pabrik garmen peserta program RISE yang menerapkan pembayaran gaji secara elektronik.  Ia juga akan bertemu perajin batik dan perempuan pelaku UMKM yang mendapatkan akses pembiayaan digital.

Di Jakarta, Ratu Máxima akan menghadiri diskusi di kantor PBB, mengunjungi IFC, serta meninjau proyek perumahan rendah emisi Gran Harmoni. Ia juga bertemu pelaku usaha untuk membahas peran sektor swasta dalam meningkatkan kesehatan finansial karyawan.

Kunjungan ditutup pada Kamis, 27 November, melalui kehadiran di National Financial Health Event OJK.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya